Rabu, 19 Oktober 2016



"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Mat 25:14

Didalam kehidupan kita ini, baik sadar atau tidak sadar, baik suka atau tidak suka, ada sebuah panggilan tugas dan beban yang harus kita terima bahkan sudah di berikan kepada kita. Yakni Destiny. Sekalipun kita tidak menyukainya, panggilan itu sudah ada dalam kehidupan kita. Masalahnya kita mau melaksanakannya atau tidak mau.
Tuhan mengatakan bahwa hal kerajaan sorga seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri,kemudian memanggil semua hamba-hambaNya dan mempercayakan hartaNya. Ini berati Tuhan sudah mempercayakan hartaNya kepada semua hamba Tuhan. Sesuatu yang berharga sedang dititipkan kepada kita di dalam dunia ini. Dan selama kita masih hidup titipan itu selalu ada dalam kehidupan kita ini. Apakah yang di titipkan kepada kita?
Iman, Kasih, Karunia, Kesehatan, Akal pikiran, harta kekayaan dan semua yang kita miliki dalam kehidupan ini. Mari kita renungkan apa yang saat ini ada dalam kehidupan kita? Tuhan ingin segala sesuatu yang di berikan kepada kita dapat di pertanggung jawabkan dan suatu saat Tuhan akan memperhitungkan semua itu. Dia ingin apa yang telah di titipkan dalam kehidupan kita tidak akan kembali dengan sia-sia.
“Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.” (Mat. 25:19). Jika Tuhan datang untuk kedua kalinya di dunia ini, maka kita akan mempertanggung jawabkan iman kita, apakah iman itu bertumbuh? Atau mati?
Ketika kita masih bayi dalam rohani memang kita akan menjadi jemaat yang baik, yang selalu menerima siraman Firman Tuhan. Tetapi ketika Iman didalam diri kita sudah bertumbuh maka harus ada tindakan kebenaran hasil dari pertumbuhan iman tersebut. Yakobus 2:26, mengatakan, “Iman tanpa perbuatan mati.”
Yang jadi pertanyaan dalam hidup kita ini; Apakah yang telah kita perbuat untuk kemuliaan Tuhan di muka bumi ini? Apakah kita telah menjadi berkat bagi orang lain? Apakah kita sudah menyenangkan hati Tuhan sehingga Tuhan berkata “sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar”.(Mat 25:21). Atau Tuhan berkata kepada kita “Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi." (Mat. 25:30)


Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar