"Sebab hal Kerajaan Sorga sama
seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil
hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.”
Mat 25:14
Didalam kehidupan
kita ini, baik sadar atau tidak sadar, baik suka atau tidak suka, ada sebuah
panggilan tugas dan beban yang harus kita terima bahkan sudah di berikan kepada
kita. Yakni Destiny. Sekalipun kita tidak menyukainya, panggilan itu sudah ada
dalam kehidupan kita. Masalahnya kita mau melaksanakannya atau tidak mau.
Tuhan mengatakan
bahwa hal kerajaan sorga seperti seorang yang mau bepergian ke luar
negeri,kemudian memanggil semua hamba-hambaNya dan mempercayakan hartaNya. Ini
berati Tuhan sudah mempercayakan hartaNya kepada semua hamba Tuhan. Sesuatu
yang berharga sedang dititipkan kepada kita di dalam dunia ini. Dan selama kita
masih hidup titipan itu selalu ada dalam kehidupan kita ini. Apakah yang di
titipkan kepada kita?
Iman, Kasih, Karunia,
Kesehatan, Akal pikiran, harta kekayaan dan semua yang kita miliki dalam
kehidupan ini. Mari kita renungkan apa yang saat ini ada dalam kehidupan kita?
Tuhan ingin segala sesuatu yang di berikan kepada kita dapat di pertanggung
jawabkan dan suatu saat Tuhan akan memperhitungkan semua itu. Dia ingin apa
yang telah di titipkan dalam kehidupan kita tidak akan kembali dengan sia-sia.
“Lama sesudah itu
pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.”
(Mat. 25:19). Jika Tuhan datang untuk kedua kalinya di dunia ini, maka kita
akan mempertanggung jawabkan iman kita, apakah iman itu bertumbuh? Atau mati?
Ketika kita masih
bayi dalam rohani memang kita akan menjadi jemaat yang baik, yang selalu
menerima siraman Firman Tuhan. Tetapi ketika Iman didalam diri kita sudah
bertumbuh maka harus ada tindakan kebenaran hasil dari pertumbuhan iman
tersebut. Yakobus 2:26, mengatakan, “Iman tanpa perbuatan mati.”
Yang jadi pertanyaan
dalam hidup kita ini; Apakah yang telah kita perbuat untuk kemuliaan Tuhan di
muka bumi ini? Apakah kita telah menjadi berkat bagi orang lain? Apakah kita
sudah menyenangkan hati Tuhan sehingga Tuhan berkata “sekali perbuatanmu itu,
hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku
akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar”.(Mat 25:21).
Atau Tuhan berkata kepada kita “Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu
ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak
gigi." (Mat. 25:30)







0 komentar:
Posting Komentar